Perlindungan Konsumen Asuransi & Permasalahannya

Ketut Sendra

Abstract


Untuk mewujudkan perekonomian nasional yang mampu tumbuh secara
berkelanjutan dan stabil, diperlukan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan
yang terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, serta
mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan
stabil, dan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat. Adapun
tujuan Perlindungan Konsumen untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan
dan kemandirian konsumen untuk melindungi dirinya, mengangkat harkat dan
martabat konsumen, meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih,
menentukan, dan menuntut hak-haknya sebagai konsumen, menciptakan sistem
perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan
keterbukaan,dan menumbuhkan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya
perlindungan konsumen,serta meningkatkan kualitas produk dan/atau layanan
yang menjamin kelangsungan usaha, kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan
keselamatan konsumen.Untuk itu prinsip transparansi, perlakuan yang adil,
keandalan, kerahasiaan dan keamanan data/informasi konsumen, penanganan
pengaduan serta penyelesaian sengketa konsumen secara sederhana, cepat,
dan biaya terjangkau menjadi prinsip perlindungan konsumen pada jasa
keuangan.
Permasalahannya apakah penerapan perlindungan konsumen pada
jasa keuangan Asuransi telah memenuhi prinsip dan tujuan dari perlindungan
konsumen tersebut. Jika penerapannya masih jauh dari harapan, langkahlangkah
apa saja yang dapat dilakukan oleh Pelaku Usaha dan/atau Konsumen
Asuransi agar kegiatan pada jasa keuangan Asuransi terselenggara secara
teratur, adil, transparan, dan akuntabel, serta mampu mewujudkan sistem
keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, serta mampu
melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.


Kata kunci: Perlindungan Konsumen asuransi, permasalahannya.


Full Text: FULL PAPER

Refbacks

  • There are currently no refbacks.